Sabtu, 26 Desember 2009

[artikel dinamika] ATLANTIS: INDONESIA MERUPAKAN SYURGA DUNIA

Sebagai kepulauan Atlantis, Indonesia merupakan syurga dunia. karena itu dikatakan dari Indonesialah, para dewa berkenan hadir memberikan bimbingannya kepada manusia. Dari Indonesialah, Titisan dewa wisnu akan hadir. Ialah putra batara Indra yang sudah menitis dalam diri satrio pinandito, yang kelak akan memimpin negara Indonesia ini dengan kepemimpinan wahyu. Penelitian terakhir yang dilakukan oleh seorang peneliti (Aryos Santos),menegaskan bahwa Atlantis itu adalah wilayah yang sekarang disebut Indonesia.

Setelah melakukan penelitian selama 30 tahun, ia menghasilkan buku Atlantis, The Lost Continent Finally Found, The Definitifve Localization of Plato's Lost Civilization (2005). Santos menampilkan 33 perbandingan, seperti luas wilayah, cuaca, kekayaan alam, gunung berapi, dan cara bertani, yang akhirnya menyimpulkan bahwa Atlantis itu adalah Indonesia. Sistem terasisasi sawah yang khas Indonesia, menurutnya, ialah bentuk yang diadopsi oleh Candi Borobudur, Piramida di Mesir, dan bangunan kuno Aztec di Meksiko. Jika benar penelitian ini, maka atlantis terletak dibawah geografik kepulauan Indonesia. Indonesia dikenal sebagai zamrud khatulistiwa karena keindahannya.

Jika kita hayati maknanya maka yang dinamakan syurga duniawi adanya di kepulauan Indonesia. Pusat dunia adanya di Indonesia ini. Atlantis berasal dari bahasa Sanskrit Atala, yang berarti surga atau menara peninjauan (watch tower), Atalaia (Potugis), Atalaya (Spanyol). Plato menegaskan bahwa wilayah Atlantis pada saat itu merupakan pusat dari peradaban dunia dalam bentuk budaya, kekayaan alam, ilmu/teknologi, dan lain-lainnya. Plato menetapkan bahwa letak Atlantis itu di Samudera Atlantik sekarang. Pada masanya, ia bersikukuh bahwa bumi ini datar dan dikelilingi oleh satu samudera (ocean) secara menyeluruh.

Ocean berasal dari kata Sanskrit ashayana yang berarti mengelilingi secara menyeluruh. Pendapat itu kemudian ditentang oleh ahli-ahli di kemudian hari seperti Copernicus, Galilei-Galileo, Einstein, dan Stephen Hawking. Indonesia adalah wilayah yang dianggap sebagai ahli waris Atlantis, tentu harus membuat kita bersyukur. Membuat kita tidak rendah diri di dalam pergaula internasional, sebab Atlantis pada masanya ialah pusat peradaban dunia. Namun sebagai wilayah yang rawan bencana, sebagaimana telah dialami oleh Atlantis itu, sudah saatnya kita belajar dari sejarah dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan mutakhir untuk dapat mengatasinya. Dengan adanya pemahaman ini, maka dapat kita pahami bahwa Tuhan memberikan kenikmatan yang melimpah kepada dunia melalui Indonesia. Karenanya adanya ungkapan pada hadist Nabi Muhammad, bahwa islam bangkit dari Indonesia.

Memang kerajaan Tuhan telah diwariskan kepada bangsa Indonesia dan akan menyelamatkan bangsa lain bermulai dari Indonesia. Demikianlah kita wajib menyukuri keberadaan diri kita di kepulauan Indonesia ini. Dengan menjaga amanat leluhur kita, dan berlaku lurus, ajeg, jujur dan mentaati ajaran agama kita, maka akan terkuak kepulauan Indonesia sebagai mercusuar dunia sebagaimana halnya kepulauan atlantis sebagai pusat peradaban dunia zaman dahulu kala.

Sumber: Ufukpress.blogspot.com

www.mediabuku.com

0 komentar: