Minggu, 07 Maret 2010

EQ: Helen Adams Keller

by: Park Joang Guan
Helen Keller adalah anak lucu dan normal yang dilahirkan dari keluarga yang bahagia. Helen Keller menjadi tidak bisa bicara, tidak bisa mendengar dan tidak bisa melihat setelah menderita demam otak yang akut. Tapi, Helen Keller mampu mengatasi kekurangannya dengan lulus dari Institut Putri Radcliffe, Universitas Harvard. Dan, sampai akhir hayatnya tidak berhenti memberikan pendidikan dan dana untuk orang-orang cacat.

Berkat usaha Helen Keller yang gigih, banyak orang cacat yang bisa merasakan pendidikan. Helen Keller adalah tokoh wanita yang mampu membebaskan diri dari kegelapan yang ada di dalam dirinya, dan juga ibu kemanusiaan yang memberikan seluruh hidupnya untuk orang-orang cacat dengan menaklukkan keterbatasan diri.


Editor's Note
EQ (Emotional Quotient) Keberhasilan atau kegagalan seseorang lebih tergantung pada pandangan dan pikiran daripada kecerdasan. Seperti kata Edison, keberhasilan genius hanya memerlukan 1% inspirasi, tetapi 99% usaha. Orang dengan EQ tinggi akan memiliki pandangan yang luas dan kokoh, berpikir banyak, dan dalam. Juga berkepribadian kuat dan selalu mengejar impiannya.


www.mediabuku.com

0 komentar: