Jumat, 26 Maret 2010

Ikhlas Tanpa Batas

by: 10 Ulama-Psikolog Klasik
Belajar Hidup Tulus dan Wajar Kepada 10 Ulama-Psikolog Klasik:

   1. Imam al-Ghazâlî
   2. Imam al-Hâkim al-Tirmidzî
   3. Imam al-Nawawî al-Dimasyqî
   4. Syekh al-Hârits al-Muhâsibî
   5. Syekh 'Abd al-Qâdir al-Jaylânî
   6. Syekh Ibn 'Athâ'illâh
   7. Syekh Ibn Taymiyah
   8. Syekh 'Abd al-Rahmân al-Lajâ'î
   9. Syekh 'Abd al-Hamîd al-Anqûrî
  10. Syekh Muhammad al-Birgawî

Inilah buku yang menawari pembacanya sebuah ilmu rahasia. Ilmu rahasia yang menjadi kunci meraih kebahagiaan hakiki. Ilmu rahasia yang selalu disebut-sebut orang, namun sebetulnya tak banyak orang mengetahui hakikatnya. Ilmu rahasia yang telah diwariskan dari zaman ke zaman, tapi sebetulnya tak banyak orang yang tahu cara menimbanya. Ya, inilah buku tentang ilmu ikhlas.

Ilmu ikhlas adalah ilmu yang lain dari yang lain. Orang yang merasa mendapatkannya boleh jadi telah kehilangannya pada saat yang sama. Orang yang mengklaim menguasainya dengan mahir berarti dia tak bisa menguasainya. Dan orang yang mengaku-aku bisa mengajarkannya adalah orang yang masih perlu belajar lagi tentangnya. Itulah mengapa tak habis-habis orang membahasnya dan selalu saja muncul buku yang mengulasnya.

Tapi buku ini—mudah-mudahan—jugalah buku yang lain dari yang lain. Membaca buku ini, kita akan serasa tengah berguru. Berguru untuk mengais ilmu ikhlas ke para empu dengan menelusuri kitab-kitab para syekh dan imam dari berbagai zaman dan dari berbagai penjuru Dunia Islam—dari Bagdad hingga Turki, dari Damaskus hingga Maroko. Mulai dari Syekh al-Muhâsibî, Imam al-Ghazâlî, Syekh 'Abd al-Qâdir al-Jaylânî, hingga Syekh Ibn Taymiyah dan Ibn 'Athâ'illâh. Mereka mengajarkan kedalaman ilmu dan kearifan tentang keikhlasan, melebihi banyak ulama dan ustadz zaman ini.

Setamat membacanya, kita akan mengerti betapa ajaran mereka bak untaian tasbih; biji-bijinya sama dan sebangun namun sambung-menyambung dan saling mengisi dalam sebuah rangkaian; rangkaian yang baru bermanfaat bila kita titi satu per satu, dari pangkal hingga ke ujung, dari awal hingga akhir.



www.mediabuku.com

0 komentar: