Senin, 07 September 2009

The Legends

by: J.D. Rasz
Bagi segelintir orang, membunuh adalah aliran darah mereka, seni kehidupan, dan bahkan esensi kehidupan itu sendiri. Orang-orang seperti itu adalah para maestro maut, yang hidup demi mempersembahkan "seni kematian" kepada dunia.

Buku ini memuat berbagai KISAH NYATA kasus-kasus pembunuhan legendaris, yang dilakukan oleh para pembunuh berantai legendaris—para maestro seni kematian yang haus karya. Tak kurang dari 20 kasus beserta latar belakang para pelaku dikupas habis oleh penulis.

Johann Hoch si Tukang Kawin, memiliki 24 istri selama 15 tahun. Semua istrinya tewas ia bunuh.

Béla Kiss si Pemilik Ciuman Maut, membunuh 23 orang dan mengabadikan mereka dalam drum.

Henri Desiré Landru sang Casanova, memasang iklan mencari pasangan, didakwa melakukan sebelas pembunuhan terhadap para pasangannya.

Fritz Haarmann si Jagal dari Hanover, membuka usaha menjual daging. Diduga ia menjual daging para korbannya yang diperkirakan sekitar 600 orang dalam waktu setahun.

Jack the Ripper sang Seniman Bedah. Kemungkinan pembunuh legendaris paling terkenal di dunia. Hingga kini tak jelas siapa sesungguhnya Jack The Ripper.

George Joseph Smith si Pengantin Bak Mandi, membunuh istri-istrinya di bak mandi. Kebanyakan dari istri-istrinya adalah wanita tua kaya yang kesepian.

Lydia Sherman sang Ratu Racun Tikus. Diperkirakan sekitar 42 orang tewas di tangannya karena racun tikus.

Jesse Harding Pomeroy si Monster Belia, seorang remaja berusia 14 tahun. Jesse bahkan dijuluki "anak setan" karena kelakuannya benar-benar tak mencerminkan kemanusiaan.

Bonnie & Clyde, pasangan perampok dan pembunuh. Mereka selalu membawa kamera dalam mobil dan selalu berpose dengan gaya sambil menenteng senjata atau berpelukan mesra.


www.mediabuku.com

0 komentar: